Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Baterai Terbakar di Kabin, Pesawat Air China Mendarat Darurat

Skintific

Baterai Terbakar di Kabin Pesawat Air China Mendarat Darurat di Shanghai Akibat Baterai Lithium Terbakar di Kabin

Koran Sukabumi – Baterai Terbakar di Kabin sebuah insiden dramatis terjadi di udara ketika pesawat Air China Flight CA139, yang lepas landas dari Hangzhou menuju Seoul, terpaksa mendarat darurat di Bandara Internasional Shanghai Pudong. Penyebabnya adalah kebakaran yang dipicu oleh baterai lithium dalam tas kabin penumpang yang terbakar secara spontan.

Kronologi Kejadian

Pesawat Airbus A321-232 dengan registrasi B-8583 mengudara pada ketinggian sekitar 10.000 meter (FL330) di atas Laut Tiongkok Timur, sekitar 120 mil laut dari Shanghai, ketika api tiba-tiba muncul dari kompartemen bagasi atas. Menurut laporan dari Air China dan media lokal, kebakaran disebabkan oleh lithium yang di dalam tas penumpang.

Skintific

Kru kabin segera menanggapi dengan cepat, menggunakan alat pemadam api untuk mengendalikan api. Meskipun kebakaran menyebabkan kerusakan pada pelapis kabin, tidak ada cedera yang dilaporkan, dan pesawat berhasil mendarat dengan selamat di Shanghai.

Baterai Terbakar di Kabin Dampak dan Tindakan Lanjutan

Setelah pendaratan darurat, penumpang dipindahkan ke pesawat pengganti, dan penerbangan dilanjutkan ke Seoul pada pukul 15:03 waktu setempat. Air China mengonfirmasi bahwa tidak ada cedera pada penumpang maupun kru, dan pesawat tidak mengalami kerusakan struktural.Baterai Terbakar di Kabin, Pesawat Air China Dialihkan ke Shanghai

Baca Juga: Kementrans Ajak Mahasiswa Tiongkok Kolaborasi Bangun Kawasan Transmigrasi Papua

Implikasi Keamanan Penerbangan

Insiden ini menyoroti risiko kebakaran yang ditimbulkan oleh baterai lithium, terutama power bank, yang sering dibawa penumpang dalam bagasi kabin. Kebakaran baterai lithium dapat terjadi secara tiba-tiba dan menyebar dengan cepat, menyebabkan tantangan serius bagi keselamatan penerbangan.

Pihak berwenang penerbangan di China telah memperketat peraturan terkait pengangkutan baterai lithium, termasuk pelarangan power bank tanpa label 3C yang sesuai dan pembatasan penyimpanan di kompartemen bagasi atas. Otoritas Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) juga menekankan ancaman “thermal runaway,” reaksi berantai berbahaya yang disebabkan oleh sel baterai yang rusak atau terlalu panas.Pesawat Air China Mendarat Darurat

Skintific