Perkuat Standar Keselamatan SPBU, Pertamina Patra Niaga JBB Gelar Sosialisasi SMKM
Koran Sukabumi Perkuat Standar Keselamatan SPBU PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menyelenggarakan Sosialisasi Sistem Manajemen Keselamatan Migas (SMKM) secara daring. Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat budaya keselamatan di lingkungan SPBU.
Hadir dalam acara ini antara lain: Muhammad Toriq (Group Head Operation Regional JBB), Tiara Thesaufi Harisoesyanto (Region Manager Retail Sales JBB), Ika Kurniasari (Region Manager HSSE JBB), beserta jajaran manajemen dan lebih dari 700 pengawas serta 12 operator SPBU Regional JBB.
menyampaikan, “Keselamatan adalah pondasi utama dalam operasional SPBU. Penerapan SMKM bukan sekadar memenuhi kewajiban regulasi, tetapi sebuah komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan.
Muhammad Toriq menambahkan pentingnya sinergi antara pengelola SPBU, tim HSSE, dan pihak manajemen untuk menghadapi audit SMKM tahun 2026. Menurutnya, bukan sekadar penyusunan dokumen, tetapi penerapan prosedur keselamatan harus benar-benar berjalan di lapangan.
Baca Juga:Di Balik Tuduhan Korupsi CSR BI dan OJK kepada Hergun, Ada Celah Hukum yang Menganga
Materi dalam sosialisasi meliputi praktik pengelolaan risiko, inspeksi berkala, serta pembinaan sumber daya manusia di SPBU. Penjabaran lebih teknis dilakukan oleh HSSE Regional JBB, Asril Sitorus.
Menurut Susanto August Satria (Area Manager Communications, Relations & CSR JBB), program ini merupakan bagian dari kontribusi Pertamina terhadap pencapaian Sustainable Development Goals, khususnya target kehidupan sehat dan pekerjaan layak.
Apa Saja yang Bisa Kamu Tahu:
Peserta: Lebih dari 700 pengawas dan 12 operator SPBU se-wilayah JBB.
Matrikulasi Materi: Pengelolaan risiko, inspeksi, pembinaan SDM, prosedur tanggap darurat.
Tujuan: Mempersiapkan pelaksanaan audit SMKM 2026 dan membangun budaya keselamatan yang kokoh.
Dampak Sosial: Mendukung SDG 3 (Kehidupan Sehat) dan SDG 8 (Pertumbuhan Ekonomi).
Pelaksanaan dan Tujuan
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk:
Muhammad Toriq (Group Head Operation Regional JBB)
Tiara Thesaufi Harisoesyanto (Region Manager Retail Sales JBB)
Ika Kurniasari (Region Manager HSSE JBB)
Jajaran manajemen lainnya serta 708 pengawas dan 12 operator SPBU seluruh wilayah JBB
Tujuan utama sosialisasi ini adalah untuk mempersiapkan implementasi dan audit SMKM yang dijadwalkan pada tahun 2026. Kegiatan meliputi pemahaman menyeluruh tentang prosedur keselamatan, manajemen risiko, inspeksi rutin, hingga pembinaan sumber daya manusia di SPBU.
Seruan dari Pimpinan
Dalam sambutannya, Tiara menegaskan bahwa keselamatan bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan pondasi operasional SPBU untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan:
Penerapan SMKM bukan sekadar memenuhi kewajiban regulasi, tetapi sebuah komitmen…”
Muhammad Toriq turut menekankan pentingnya sinergi antara operator SPBU, tim HSSE, dan manajemen regional untuk memastikan bahwa prosedur keselamatan tidak hanya tertulis, namun juga terimplementasi nyata di lapangan.
Perkuat Standar Keselamatan SPBU Teknis dan Pendekatan Strategis
Asril Sitorus, dari tim HSSE Regional JBB, menyampaikan materi teknis mengenai panduan penerapan SMKM serta persiapan menjelang audit. Sosialisasi ini juga mencakup aspek SDGs—seperti mendukung “Kehidupan Sehat dan Sejahtera” serta “Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi”—melalui penguatan keselamatan kerja dan pengembangan kompetensi SDM




