Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific
Berita  

PJLP DKI Keluhkan Potongan THR hingga Rp 1,2 Juta

PJLP DKI Keluhkan Potongan
Skintific

PJLP DKI Keluhkan Potongan THR Hingga Rp 1,2 Juta

Koran Sukabumi – PJLP DKI Keluhkan Potongan Jakarta menyampaikan keluhan terkait besaran potongan Tunjangan Hari Raya (THR) yang mereka terima. Beberapa pegawai menyebut potongan mencapai Rp 1,2 juta sehingga jumlah THR yang diterima jauh lebih kecil dari yang diharapkan.

Seorang PJLP menyatakan, potongan tersebut berdampak pada persiapan Lebaran keluarga, terutama kebutuhan pokok dan transportasi. “Kami berharap pihak terkait dapat meninjau ulang perhitungan potongan THR,” ujarnya.

Skintific

Kepala Unit Pengelola PJLP DKI menjelaskan bahwa potongan dilakukan sesuai peraturan internal, termasuk iuran BPJS, pinjaman, dan kewajiban lainnya. Meski demikian, pihaknya berjanji akan mengevaluasi sistem agar THR tetap dapat meringankan beban pegawai menjelang Lebaran.


THR PJLP DKI Terpotong Rp 1,2 Juta, Pegawai Mengeluh

Banyak PJLP DKI Jakarta mengeluhkan potongan THR yang mereka terima menjelang Idul Fitri 2026. Beberapa pegawai mengaku jumlah potongan mencapai Rp 1,2 juta sehingga THR yang diterima terasa jauh lebih kecil dari ekspektasi.

Menurut mereka, besaran potongan belum sepenuhnya transparan, sehingga menimbulkan kebingungan dan ketidakpuasan. Sementara pihak pengelola menjelaskan potongan tersebut mencakup iuran BPJS, pinjaman, dan kewajiban lainnya.

Sejumlah PJLP berharap pemerintah daerah dapat memberikan klarifikasi lebih rinci agar pegawai memahami alasan potongan dan tetap merasakan manfaat THR.THR PJLP Pemprov Jakarta Dicairkan Paling Lambat 21 Maret 2025

Baca Juga: Kapal Tenggelam Dihantam Gelombang di Flores Timur Nakhoda dan ABK Selamat


PJLP DKI Jakarta Keluhkan Potongan THR Menjelang Lebaran

Menjelang Lebaran, banyak PJLP DKI mengeluhkan besarnya potongan THR yang diterima. Beberapa pegawai menyebut potongan mencapai Rp 1,2 juta sehingga jumlah tunjangan yang mereka terima jauh berkurang.

Seorang PJLP mengatakan, potongan sebesar itu sangat memberatkan terutama bagi pegawai yang memiliki keluarga besar. “Kami berharap pemerintah daerah meninjau ulang potongan ini agar THR tetap dapat membantu kebutuhan Lebaran,” ujarnya.

Pihak pengelola menjelaskan potongan dilakukan sesuai peraturan, termasuk pembayaran iuran BPJS, pinjaman, dan kewajiban lain. Namun mereka berjanji akan melakukan evaluasi agar ke depannya potongan lebih transparan dan tidak memberatkan pegawai.


THR PJLP DKI Terpangkas, Pegawai Mengaku Kecewa

Ratusan PJLP DKI Jakarta menyampaikan kekecewaan mereka terkait potongan THR menjelang Idul Fitri. Besaran potongan yang diterapkan dilaporkan mencapai Rp 1,2 juta, sehingga THR yang diterima terasa jauh berkurang.

Seorang pegawai menyebut bahwa potongan yang tinggi membuat persiapan Lebaran menjadi sulit. Ia berharap pihak pengelola dapat memberikan solusi atau klarifikasi terkait perhitungan potongan THR.

Pihak terkait menjelaskan potongan mencakup kewajiban yang sah seperti iuran BPJS, pinjaman, dan potongan internal lainnya. Meski demikian, mereka akan mengevaluasi perhitungan agar lebih adil dan transparan bagi seluruh PJLP.


PJLP DKI Protes Potongan THR Hingga Rp 1,2 Juta

Menjelang Lebaran, sejumlah PJLP DKI Jakarta mengeluhkan potongan THR yang dianggap terlalu tinggi, mencapai Rp 1,2 juta. Pegawai merasa potongan tersebut mengurangi manfaat THR sebagai tunjangan menjelang hari raya.

Seorang PJLP mengatakan, besaran potongan belum dijelaskan secara rinci sehingga menimbulkan ketidakpuasan. Sementara pengelola menjelaskan potongan terkait kewajiban seperti BPJS, pinjaman, dan iuran lainnya.

Skintific