Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific
Berita  

Satu Korban Tanah Longsor di Manggarai Timur Ditemukan Meninggal

Kalteng Dapat 129 Blok
Skintific

Satu Korban Tanah Longsor di Manggarai Timur Ditemukan Meninggal Dunia

Koran Sukabumi – Satu Korban Tanah Longsor Kabar duka datang dari Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, setelah salah satu korban tanah longsor yang terjadi pada Senin pagi akhirnya ditemukan meninggal dunia. Proses pencarian yang dilakukan oleh tim SAR selama hampir 48 jam membuahkan hasil ketika korban berhasil ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di area longsor yang terjadi di Desa Tondo, Kecamatan Elar. Peristiwa tersebut menjadi perhatian besar, mengingat longsor tersebut menimbulkan kerusakan signifikan di beberapa area pemukiman dan ladang penduduk.

1. Kronologi Kejadian Tanah Longsor

Tanah longsor yang menimpa Desa Tondo terjadi pada Senin pagi sekitar pukul 06:30 WITA. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sepanjang malam sebelumnya menyebabkan tanah di sekitar bukit longsor, menimpa rumah dan lahan warga yang berada di bawahnya. Lokasi longsor yang terjal dan sulit dijangkau membuat proses evakuasi menjadi lebih rumit.

Skintific

Menurut keterangan warga setempat, beberapa rumah penduduk rusak parah akibat tanah yang menimpa atap dan dinding rumah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai Timur segera melakukan koordinasi dengan tim SAR dan aparat terkait untuk melakukan pencarian dan penyelamatan, namun medan yang berat mempersulit upaya mereka. Satu Korban Tanah Longsor di Manggarai Timur Ditemukan Meninggal, Masih  Diidentifikasi

Baca Juga: Badai Salju Luar Biasa Ekstrem Landa AS Bahayakan 200 Juta Orang

2. Korban Ditemukan dalam Kondisi Tak Bernyawa

Setelah pencarian yang berlangsung selama dua hari penuh, pada Rabu pagi, tim SAR akhirnya berhasil menemukan salah satu korban yang terjebak dalam longsoran tanah. Korban ditemukan di bawah tumpukan tanah dan batu yang menimbun rumahnya. Sayangnya, saat ditemukan, korban yang berjenis kelamin laki-laki dan berusia sekitar 40 tahun sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolres Manggarai Timur, AKBP Andreas W. Harianto, menyatakan bahwa meskipun tim SAR telah bekerja tanpa henti, tim medis yang berada di lokasi memastikan bahwa korban telah meninggal saat ditemukan.

“Setelah hampir dua hari dilakukan pencarian dengan berbagai kendala medan yang sulit, kami akhirnya menemukan satu korban dalam keadaan meninggal dunia. Kami sangat berduka atas kejadian ini dan terus memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Kapolres Andreas dalam keterangannya.

3. Proses Pencarian yang Menghadapi Banyak Kendala

Proses pencarian korban menghadapi banyak tantangan, mulai dari kondisi cuaca yang tidak menentu, hujan lebat yang terus mengguyur wilayah tersebut, hingga akses yang terbatas menuju lokasi longsor. Tim SAR yang terdiri dari petugas gabungan BPBD, TNI, Polri, serta relawan setempat terus berusaha maksimal untuk menyelamatkan korban lainnya.

Namun, meski ada upaya keras untuk menyelamatkan korban yang masih terjebak di bawah longsoran, tim SAR tidak berhasil menemukan korban lain yang dilaporkan hilang. Pencarian dilanjutkan hingga sore hari dengan menggunakan alat berat dan alat deteksi untuk memastikan tidak ada lagi korban yang terjebak.

4. Kerugian Materiil dan Kerusakan Infrastruktur

Selain korban jiwa, tanah longsor ini juga menyebabkan kerusakan materiil yang cukup signifikan. Beberapa rumah warga mengalami kerusakan parah, dan ladang pertanian yang menjadi sumber penghidupan warga tertimbun lumpur dan batu. Infrastruktur desa juga terganggu, dengan akses jalan utama yang tertutup oleh material longsoran.

Warga yang terdampak longsor kini mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman. Mereka juga mendapatkan bantuan dari BPBD dan pemerintah setempat, yang berkoordinasi untuk memberikan bantuan logistik, termasuk makanan, pakaian, dan obat-obatan. Pemerintah daerah dan BPBD juga sedang melakukan pendataan untuk membantu warga yang kehilangan tempat tinggal atau sumber penghidupan mereka.

5. Satu Korban Tanah Longsor Tanggapan Pemerintah dan Upaya Mitigasi

Bupati Manggarai Timur, Drs. Deno Kamelus, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban dan memastikan akan ada upaya pemulihan segera untuk membantu para korban selamat serta memperbaiki kerusakan yang terjadi akibat bencana ini.

“Ini adalah musibah yang sangat menyedihkan. Kami akan segera menyalurkan bantuan untuk para korban dan keluarga yang ditinggalkan

6. Duka Mendalam dari Warga Desa Tondo

Kehilangan satu nyawa akibat bencana ini meninggalkan duka yang mendalam bagi warga Desa Tondo. Para tetangga korban mengenang almarhum sebagai sosok yang ramah dan pekerja keras. Masyarakat setempat mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada tim SAR dan semua pihak yang terlibat dalam upaya pencarian.

“Dia adalah orang yang baik, selalu membantu tetangga. Kami sangat kehilangan,” ujar salah satu tetangga korban, yang turut serta dalam pencarian korban.

Skintific