Warga Asing Ngamuk di Perusahaan Online Scam Kamboja, Kemlu Tegaskan WNI Tidak Terlibat
Koran Sukabumi – Warga Asing Ngamuk kericuhan yang melibatkan warga asing di sebuah perusahaan yang diduga menjalankan praktik penipuan online (online scam) di Kamboja menjadi perhatian publik internasional. Namun, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menegaskan bahwa Warga Negara Indonesia (WNI) tidak terlibat dalam insiden tersebut.
Kericuhan dan Penyebabnya
Insiden terjadi pada awal pekan ini di kawasan bisnis Phnom Penh, di mana sejumlah warga asing yang diduga korban penipuan dan karyawan perusahaan tersebut melakukan aksi protes dan ngamuk di kantor perusahaan. Mereka menuntut kejelasan dan pertanggungjawaban atas dugaan modus penipuan yang merugikan banyak pihak.
Menurut saksi mata, suasana sempat memanas hingga petugas keamanan dan aparat setempat turun tangan untuk mengendalikan situasi.
Pernyataan dari Kemlu RI
Menanggapi peristiwa tersebut, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu, dalam konferensi pers, menyampaikan bahwa berdasarkan data dan investigasi awal, WNI tidak terlibat sebagai pelaku maupun korban dalam kasus ini.
“Kami memastikan bahwa WNI tidak terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum di perusahaan tersebut. Kami terus memantau perkembangan situasi dan siap memberikan perlindungan jika diperlukan,” ujar pejabat Kemlu.
Baca Juga: Daftar 29 Pemain Timnas Indonesia, Garuda Siap Tempur di Arab Saudi
Upaya Pemerintah Kamboja
Pemerintah Kamboja melalui aparat penegak hukum setempat tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait aktivitas perusahaan online scam tersebut. Mereka berkomitmen untuk menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melakukan penipuan dan pelanggaran hukum lainnya.
Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat dan investor asing agar waspada terhadap modus-modus penipuan online yang semakin marak di kawasan ini.
Dampak bagi Warga Asing dan Perdagangan Internasional
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian bagi warga asing yang berinvestasi atau bekerja di sektor digital dan teknologi, terutama di negara-negara dengan regulasi yang masih berkembang.
Kesimpulan
Kericuhan di perusahaan online scam di Kamboja menyoroti tantangan besar dalam mengawasi aktivitas digital lintas negara.






