347 Personel Polda Papua Diterjunkan dalam Operasi Keselamatan Cartenz
Koran Sukabumi – 347 Personel Polda Papua Kepolisian Daerah (Polda) Papua baru-baru ini mengerahkan 347 personel dalam rangka pelaksanaan Operasi Keselamatan Cartenz 2026. Operasi ini merupakan upaya kepolisian untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas, mencegah kecelakaan, serta memastikan keamanan transportasi darat, laut, dan udara di wilayah Papua. Dalam operasi ini, Polda Papua fokus pada beberapa titik rawan kecelakaan, baik di kota-kota besar seperti Jayapura, Sorong, dan Manokwari, hingga ke daerah-daerah yang lebih terpencil.
Penjelasan Kapolda Papua
Kapolda Papua, Irjen Pol. Matthias J. F. D. W. “Kami menerjunkan 347 personel dengan pembagian tugas yang telah disesuaikan dengan kondisi geografis dan mobilitas masyarakat di Papua. Kami juga akan menggandeng instansi terkait untuk memastikan kelancaran pelaksanaan operasi ini,” ujar Irjen Pol. Matthias.
Neno menambahkan, Papua dengan kondisi geografis yang sulit dan luas menjadi tantangan tersendiri dalam pengawasan lalu lintas.
Fokus Utama Operasi Keselamatan Cartenz
Menurut keterangan resmi dari Polda Papua, terdapat beberapa fokus utama dalam Operasi Keselamatan Cartenz 2026 ini, di antaranya:
Peningkatan Kesadaran Masyarakat
Sebagai langkah preventif, Polda Papua akan melakukan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas. Hal ini meliputi kampanye penggunaan helm dan sabuk pengaman, serta peringatan terhadap bahaya berkendara dalam kondisi mabuk atau kelelahan.
Baca Juga: Jalan Berlubang di Penjaringan Kerap Bikin Macet Lalu Lintas
Pemeriksaan Kendaraan
Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kendaraan yang beroperasi di Papua layak dan memenuhi standar keselamatan.
Penegakan Hukum
Penindakan terhadap pelanggaran yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan juga akan menjadi fokus utama. Hal ini termasuk pelanggaran seperti tidak menggunakan helm, tidak membawa surat-surat kendaraan, melanggar rambu-rambu lalu lintas, dan berkendara dalam keadaan mabuk.
Keamanan Lalu Lintas di Daerah Terpencil
Selain itu, Polda Papua juga akan memperhatikan daerah-daerah yang terisolasi, yang sering kali menjadi titik rawan kecelakaan karena jalan yang rusak atau kondisi cuaca yang ekstrem.
347 Personel Polda Papua Kolaborasi dengan Instansi Terkait
Dalam pelaksanaan operasi ini, Polda Papua tidak bekerja sendirian. Mereka juga menggandeng berbagai instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan Papua, Jasa Raharja, dan berbagai organisasi masyarakat untuk mendukung kelancaran operasional.
“Kami bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat setempat, untuk memastikan operasi ini berjalan dengan efektif.
Tantangan di Papua
Tidak jarang, kendaraan roda dua dan roda empat terjebak di medan yang sulit, bahkan dalam cuaca buruk.
Harapan untuk Masyarakat Papua
Kapolda Papua mengimbau masyarakat Papua untuk tidak hanya mendukung operasi ini, tetapi juga untuk secara aktif menjaga keselamatan pribadi dan orang lain saat berlalu lintas. “Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengharapkan masyarakat dapat memahami pentingnya aturan berlalu lintas, menggunakan kendaraan dengan bijak, serta menjaga keselamatan diri dan orang lain di jalan,” ujar Irjen Pol. Matthias.






