Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific
Berita  

Jalan Pondok Kacang dan Ceger Raya Tangsel Lumpuh Hujan Deras Picu Banjir

Jalan Pondok Kacang
Skintific

Jalan Pondok Kacang Hujan Deras Picu Banjir, Jalan Pondok Kacang dan Ceger Raya Tangsel Lumpuh

Koran Sukabumi – Jalan Pondok Kacang Hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang Selatan mengakibatkan banjir yang melumpuhkan arus lalu lintas di sejumlah titik, termasuk Jalan Pondok Kacang dan Ceger Raya.

Ketinggian air di beberapa titik mencapai 50–70 cm, sehingga kendaraan roda empat maupun roda dua tidak dapat melintas. Warga yang hendak menuju pusat kota terpaksa harus mencari jalur alternatif.

Skintific

Petugas Dinas Perhubungan Tangsel dan Satpol PP langsung dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Beberapa warga memilih menunda aktivitas karena banjir menyebabkan kemacetan parah.

Banjir ini diduga dipicu intensitas hujan yang tinggi sejak malam sebelumnya. Air dari saluran drainase yang tidak mampu menampung debit air menyebabkan genangan di ruas jalan utama.


Ceger Raya Terendam, Tangsel Lumpuh Total

Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Tangsel mengakibatkan beberapa jalan utama lumpuh akibat banjir. Jalan Pondok Kacang dan Ceger Raya menjadi titik terdampak paling parah.

Kendaraan roda empat banyak yang terjebak di genangan, sementara pengendara motor terpaksa mendorong motornya atau mencari jalur lain. Kemacetan parah terjadi sepanjang pagi hingga siang hari.

Warga mengeluhkan lambatnya aliran air di drainase dan penumpukan sampah yang memperparah genangan. Beberapa titik dilaporkan hampir menyerupai sungai kecil akibat derasnya arus banjir.

Dinas Pekerjaan Umum Tangsel berjanji akan segera melakukan normalisasi saluran air dan mempercepat pengerukan drainase untuk mengantisipasi banjir susulan.Diguyur Hujan Deras, 4 Titik di Tangsel Banjir-Ratusan Keluarga Terdampak

Baca Juga: Menkomdigi Sebut Indonesia Negara Non-Barat Pertama Batasi Medsos untuk Anak


Banjir Tangsel Lumpuhkan Jalan Pondok Kacang dan Ceger Raya

Intensitas hujan tinggi sejak dini hari membuat beberapa ruas jalan di Tangsel tidak bisa dilewati. Terutama Jalan Pondok Kacang dan Ceger Raya, yang mengalami genangan hingga setinggi lutut orang dewasa.

Kendaraan roda dua dan empat terpaksa berhenti dan mencari jalan alternatif. Petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan Tangsel langsung turun ke lokasi untuk mengatur lalu lintas dan mengimbau pengendara agar tetap berhati-hati.

Warga setempat menyebut banjir kali ini cukup parah dibanding sebelumnya. Beberapa rumah di sepanjang jalan juga terendam, meski tidak terlalu tinggi.

Banjir dipicu oleh kombinasi hujan deras, saluran drainase tersumbat, dan limpahan air dari perumahan yang berada di kawasan lebih tinggi.


Genangan Hentikan Aktivitas di  dan Ceger Raya Tangsel

Banjir akibat hujan deras mengakibatkan lumpuhnya akses di beberapa titik strategis Tangsel. Jalan Pondok Kacang dan Ceger Raya menjadi lokasi yang paling terdampak.

Sejumlah kendaraan terjebak di genangan, sementara pengendara motor harus berjalan kaki menembus air setinggi mata kaki hingga lutut. Petugas dari BPBD Tangsel serta aparat kepolisian diterjunkan untuk membantu evakuasi dan mengatur arus lalu lintas.

Warga meminta pemerintah segera menormalisasi saluran air dan melakukan perbaikan drainase di kawasan rawan banjir. Pasalnya, banjir yang menggenangi jalan utama membuat aktivitas harian masyarakat terganggu, termasuk sekolah dan kantor.


Tangsel Lumpuh, Hujan Deras Rendam  dan Ceger Raya

Hujan deras yang melanda Tangsel sejak dini hari menyebabkan banjir di sejumlah jalan utama. Jalan Pondok Kacang dan Ceger Raya menjadi titik kritis, di mana arus lalu lintas benar-benar terhenti.

Warga dan pengendara menghadapi kesulitan besar untuk menembus jalan yang tergenang. Beberapa kendaraan harus berhenti total karena air masuk ke mesin.

Petugas Dinas Perhubungan Tangsel menyebut banjir ini terjadi karena hujan yang turun sangat deras, ditambah drainase yang tidak mampu menampung debit air. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan melintasi jalan yang terendam.

Skintific